Delete this element to display blogger navbar

Hubungan Asmara Bisa Rusak Karena Mendengkur

Mendengkur memang sering dihubungkan dengan masalah kesehatan. Tapi menurut sebuah survey terbaru, dengkuran tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan tapi juga hubungan asmara.

Survey tersebut diadakan British Snoring & Sleep Apnoea Association, yang melibatkan 1616 responden. Dari hasil penelitian yang dilansir Female First, ditemukan bahwa mendengkur bisa merusak hubungan asmara, hampir di setiap wilayah di Inggris. Sebanyak 75% pasangan tidur di kamar terpisah karena takut malu pada istrinya bila ketahuan mendengkur. Akibatnya, menimbulkan jarak di antara pasangan.

Sementara itu, 60% responden menganggap kebiasaan mendengkur mereka memalukan, jadi mereka pun enggan membicarakannya secara terbuka kepada pasangan maupun orang lain. Yang lebih mencengangkan lagi, 80% responden memilih tidur di kamar terpisah selama pasangannya belum bisa menyembuhkan kebiasaan mendengkur.

Di samping itu, sebanyak 16% orang yang ikut survey mengaku telah tidur dalam kamar terpisah selama 10 tahun, karena terganggu suara berisik yang ditimbulkan dari dengkuran suaminya.

Selain bisa merusak keharmonisan hubungan asmara, mendengkur juga bisa membuat pasangan kekurangan waktu tidur. Menurut penelitian yang dikutip dari Genius Beauty, tidur bersama orang yang suka mendengkur dapat membuat seseorang kehilangan waktu tidur hingga 730 jam per tahunnya.

Penemuan tersebut muncul dari jajak pendapat oleh Lovetub, yang melibatkan 3.000 wanita dan pria yang merasa tidurnya terganggu oleh kebiasaan mendengkur dan melempar. Jika wanita terganggu dengan suara dengkuran, pria terganggu dengan kebiasaan wanita yang suka melemparkan guling atau tubuhnya saat tidur.

40 persen dari pasangan yang mengikuti survei mengeluh akan kebiasaan pasangan mereka yang berusaha mendominasi tempat tidur dengan kebiasaan mendengkur dan melemparkan tubuhnya. sementara 30 persen merasa terganggu jika pasangannya merebut selimut mereka. Hmm, sebuah fakta yang cukup menarik?


(hst/hst)

share on facebook

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More
Design by Kumpul Berita