Delete this element to display blogger navbar

Jadikan Gempa Jepang Lelucon, 50 Cent Dikecam

50 Cent meminta maaf atas leluconnya di Twitter tentang gempa bumi dan tsunami di Jepang yang dianggap tidak sensitif.  Ia mengejutkan banyak pihak ketika membuat banyolan tentang tragedi di Jepang, hanya sesaat setelah bencana menghantam negeri sakura itu. 
“Dengar, ini sangat serius.  Saya harus mengevakuasi semua **** saya dari LA, Hawaii, dan Jepang,” kata rapper berusia 35 tahun itu di akun twitter-nya.

Ia juga mengolok-olok ancaman tsunami di wilayah pantai barat AS.  “Gelombang akan menghantam mereka pada pukul 8.  Orang-orang kulit putih yang gila akan mencoba untuk berselancar,” katanya lagi di Twitter, seperti dikutip aceshowbiz. 
50 Cent pun segera diserang oleh pengguna twitter yang lain atas tulisan-tulisannya itu. “50 Cent sangat tidak sensitif dan bodoh!  Bagaimana mungkin bencana semacam itu dijadikan sebuah lelucon?” kata@404. 
“Selamat, 50 Cent: KAMU ADALAH B__INGAN KARENA MENGEJEK APA YANG TERJADI DI JEPANG!” kata @_nathy, pengguna twitter lain.

50 Cent akhirnya sadar leluconnya membuat orang lain tersinggung.  Penyanyi ‘Candy Shop’ itu pun segera meminta maaf.  “Beberapa tweet saya memang bodoh.  Saya menyadarinya,” kata 50 Cent.  Meskipun ia telah mengakui kesalahannya, ungkapan kekecewaan terhadap 50 Cent masih berdatangan.

“Saya harap dia [50 Cent] mendonasikan sebagian uangnya, karena tidak ada tweet-nya yang lucu.  AOL melaporkan lebih dari 10.000 orang kehilanngan nyawanya,” tulis seorang user.  “Bagaimana bila ia mempunyai anggota keluarga di sana yang tewas, atau bila ia mengenal seseorang di sana yang terseret ombak?” kecam pengguna Twitter lain bertubi-tubi.

share on facebook

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More
Design by Kumpul Berita