Delete this element to display blogger navbar

Bangun Trans City, CT Siapkan Rp10 Triliun

Trans Corpora, anak perusahaan Para Group, berencana membangun taman hiburan sebanyak 20 buah di seluruh Indonesia hingga tahun 2020. Taman hiburan yang akan dibangun oleh perusahaan milik Chairul Tanjung tersebut salah satunya berada di Bandung dan mulai diresmikan pada Juni 2011 dengan menghabiskan dana Rp2 triliun.

"Kita akan buka Juni pas dengan liburan sekolah," kata Pemilik perusahaan Para Group Chairul Tanjung di Jakarta, 14 Maret 2011.

Menurut Chairul, taman hiburan yang akan dibangun di Bandung tersebut diantaranya berupa Bandung Theme Park yang akan memiliki hotel bintang tiga dan bintang enam. Untuk hotel bintang tiga, perusahaan telah menunjuk Ibis sebagai operator hotel. Sementara hotel bintang enam akan dikelola oleh Trans Hotel.

Selain di Bandung, Trans Corp juga berencana membangun Trans City yang akan dibangun di Jakarta, berdekatan dengan pembangunan studi Trans Corp.

Dalam konsepnya nanti, Trans City akan dibuat layaknya one stop shopping terbesar di Jakarta. Untuk merealisasikan rencananya tersebut, perusahaan berencana menggelontorkan dana hingga Rp 10 triliun.

Trans Corp sendiri saat ini sudah memiliki satu taman hiburan di Makasar bernama Trans Studio Theme Park dengan investasi sekitar Rp1 triliun. Proyek tersebut dibangun atas kerja sama Para Grup yang pemiliknya adalah Chaerul Tanjung, dengan Kalla Grup, sebuah perusahaan milik keluarga besar Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Theme Park yang terinspirasi dari Disneyland dan Universal Studio itu dibangun diatas lahan seluas 2,7 hektar. Sehingga, ketika berada di Trans Studio Theme Park akan membawa pengunjung pada suasana sebuah kota kecil di Amerika Serikat (AS) tahun 1937 yang bernama Broadway.

Di Trans Studio tersebut terdapat 21 wahana yang disiapkan untuk menghibur pengunjung, seperti Dunia Lain, Si Bolang, Jelajah, Magic Thunder Coaster, Ayun Ombak, Angin Beliung. Para pengunjung dapat merasakan bagaimana menjadi seorang bintang di depan kamera, serta menjadi orang-orang di balik layar dari tayangan-tayangan favorit Trans TV dan Trans7, seperti Ceriwis, Dunia Lain, dan Jelajah.

Pada area lain, terdapat juga Studio Central, kawasan yang menampilkan gemerlap dunia layar lebar dan TV dalam tampilan ala Hollywood era tahun 60-an. Zona ini menyingkap rahasia-rahasia di balik layar. Ada juga The Lost City, suatu kawasan seru yang dikemas secara apik untuk dinikmati para petualang sejati.

Trans Studio juga dilengkapi bioskop empat Dimensi, dimana bioskop tersebut memanfaatkan kecanggihan teknologi visual dan suara serta peralatan audio-visual termodern.

Sementara di area Trans Studio Walk juga menyediakan pusat perbelanjaan kelas dunia dengan lima lantai dengan luas 55 ribu meter persegi. Di area juga dilengkapi tiga atrium. Pusat perbelanjaan ini akan menyediakan fashion bermerk internasional.

share on facebook

 
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon More
Design by Kumpul Berita